Mengenai pertulangan desmal

📢📢[Sharing Knowledge]📖🔎


Tahukah Anda?

Osifikasi endokondral (Yun. endon, di dalam, + chondros, tulang rawan) terjadi di dalam sepotong tulang rawan hialin yang bentuknya menyerupai miniatur tulang yang akan dibentuk. jenis osifikasi ini pada dasarnya berperan pada pembentukan tulang panjang dan pendek.

Di pusat osifikasi sekunder, fulang rawan tetap berada pada dua daerah: kartilago sendi, yang tetap ada sepanjang usia dewasa dan tidak ikut dalam pertumbuhan memanjang tulang, dan kartilago epifiseal (juga disebut lempeng epifiseal atau lempeng pertumbuhan), yang menghubungkan setiap epifisis dengan diafisis .Tulang-Lulang epifisis bertanggung jawab atas pertumbuhan memanjang tulang, dan tidak terdapat lagi pada orang dewasa, yang menjadi sebab terhentinya pertumbuhan tulang pada saat dewasa. Hilangnya lempeng epifiseal (‘penutupan epifisis’) teriadi pada waktu yang berbeda dengan Lulang yang berbeda pula serta akan tuntas di semua tulang saat berumur sekitar 20 tahun.

Pemeriksaan kerangka yang sedang tumbuh dengan pemeriksaan forensik atau sinar-X memungkinkan kita menetapkan usia tulang seseorang, dengan memperhatikan epifisis mana yang terbuka dan yang sudah tertutup. Begitu epifisis sudah menutup, pertumbuhan memanjang tulang menjadi tidak mungkin, meskipun pelebaran tulang masih dapat terjadi.

Lempeng kartilago epifiseal dibagi menjadi lima zona , yang dimulai dari sisi epifisis kartilago:

1. Zona istirahat terdiri atas kartilago hialin dengan kondrosit yang tipikal.

2. Dalam zona proliferasi, kondrosit mulai cepat membelah dan membentuk kolom-kolom sel yang paralel terhadap sumbu panjang tulang.

3. Zona hipertrofi tulang rawan mengandung kondrosit besar dengan sitoplasma yang telah menimbun glikogen. Hipertrofi mengompresi matriks menjadi septa tipis di antara kondrosit.

4. Di zona kalsifikasi tulang rawary kehilangan kondrosit mati melalui apoptosis disertai oleh kalsifikasi septa matriks tulang rawan melalui pembentukan kristal hidroksiapatit

5. Di zona osifikasi, jaringan fulang muncul pertama kali. Kapiler darah dan se1-sel osteoprogenitor yang berasal dari periosteum menginvasi rongga yang ditinggalkan kondrosit. Banyak rongga tersebut akan bersatu dan menjadi ronga sempit. Se1osteoprogenitor membentuk osteoblas, yang menetap di suatu lapisan diskontinu di atas septa matriks kartilago yang berkapur. Osteoblas menumpuk osteoid di atas spikula matriks kartilago yang berkapur, yang membentuk tulang anyaman.

📚🔎Source :
1. Eroschenko VP. Atlas Histologi. Atlas Histol diFiore dengan Korelasi Fungsional. 2008;11:424. doi:10.1176/ps.62.5.pss6205_0551
2. Meschel AL. Histologi Dasar JUNQUEIRA Teks & Atlas. Vol 12.; 2012. doi:10.1017/CBO9781107415324.004

Blog Attachment

Leave us a Comment