GIARDIA LAMBLIA

📢📢[Sharing Knowledge]📖🔎

Tahukah Anda?

Giardia Lamblia merupakan genus dari Giardia, famili heksamitidae, superkelas mastigofora dan filum protozoa. G. lambia adalah protozoa berflagela, mendiami usus kecil (duodenum dan jejenum) manusia. Parasit ini tersebar didaerah tropis dan subtropis.

Siklus hidup G.lamblia terdiri dari 2 bentuk, yaitu tropozoit dan kista. Tropozoit memiliki panjang 15 µm dan lebar 5-6  µm, bentuk seperti buah pir (pear-shapped), mempunyai nukleus yang berpasangan dengan kariosom sentral ditengahnya, 4 pasang flagel dan terdapat axostyle dan parabasal bodies. Sedangkan kista yang berbentuk oval, ukuran panjang 10-12 µm, lebar 5-10 µm,  berisi 2 nukleus pada kista yang belum matur dan 4 nukleus pada kista matur. Parasit masuk ke dalam tubuh melalui air atau makanan yang terkontaminasi kista. Di dalam lambung kista memperbanyak diri dan kista matur mengalami enkistasi menjadi tropozoit.

Giardiasis di diagnosis dengan menemukan kista atau tropozoit dalam tinja, menggunakan pemeriksaan langsung maupun prosedur konsentrasi. Dalam giardiasis akut, tropozoit ditunjukkan langsung pada cairan tinja, kista pada tinja.. Metode alternatif untuk deteksi Giardiasis adalah immunoassay enzim, deteksi parasit dengan imunofluoresensi.

Giardiasis dapat dicegah dengan  peningkatan pasokan air bersih, sistem pembuangan yang baik, mempertahankan kebersihan makanan serta kebersihan diri, pemanasan air minum sampai 50°C dapat membunuh kista, menghindari makanan yang tidak dimasak serta melarang pemakaian tinja segar untuk pupuk tanaman dapat mencegah penyebaran giardiasis pada masyrakat.

📚🔎Source :
1. Sri Rezeki S. Hadinegoro, dkk.2019.  Buku Ajar Infeksi dan Penyakit Tropis. Edisi Keempat. Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia.
2. Padoli. 2016. Modul Bahan Ajar Cetak Keperawatan: Mikrobiologi dan Parasitologi Keperawatan.Pusdik SDM Kesehatan

Blog Attachment

Leave us a Comment