SISTEM KANAL HAVERS (OSTEON)

📢📢[Sharing Knowledge]📖🔎

Tahukah Anda?

Tulang kompak terdiri atas sejumlah besar sistem kanal Havers (osteon); dimana setiap sistem terdiri atas lamella berstruktur silindris, terletak konsentris di sekitar ruang vaskular yang disebut kanal Havers. Secara teratur, osteon akan bercabang dalam sesuai sumbu panjangnya. Setiap osteon diikat oleh selapis tipis garis semen (cementing line), terdiri sebagian besar atas substansi dasar yang terkalsifikasi dengan sejumlah kecil serat kolagen Kumpulan serat kolagen terletak paralel satu sama lain didalam sebuah lamela, namun letaknya hampir tegak lurus terhadap lamela di sebelahnya. Pengaturan ini dimungkinkan karena serat kolagen mengikuti pegaturan heliks di sekitar kanal Havers di dalam setiap lamela namun terlihat berbeda pada lamela di sebelahya.

Setiap kanal Havers dilapisi selapis osteoblas dan sel-sel osteprogenitor, ditempati oleh berkas neurovaskular yang berhubungan dengan jaringan ikat yang berhubungan. Kanal Havers dari osteon yang berdekatan berhubungan satu sama lain melalui kanal Volkmann . Ruang vaskular ini terletak miring atau tegak lurus
terhadap kanal Havers. Diameter kanal Havers bervariasi ukurannya dari hampir 20 µm sampai sekitar 100 µm. Selama pembentukan osteon, lamela yang terletak paling dekat dengan cementing line adalah yang pertama terbentuk. Saat lamelar pada sistem Havers bertambah banyak, diameter kanal Havers berkurang, dan ketebalan dinding osteon bertambah. Karena nutrisi dari pembuluh darah pada kanal Havers harus melintasi kanalikuli untuk mencapati osteosit, suatu proses yang tidak efisien, karenanya kebanyakan osteon hanya memiliki 4 hingga 20 lamela.

📚🔎Source :
Gartner, L. P. & Hiatt, J. L., (2014). Buku Ajar Berwarna Histologi Edisi 3

Blog Attachment

Leave us a Comment